LAZISNU Kabupaten Banyumas Bantu Pedagang Kecil dan Siswa Tak Mampu

Gebrakan demi gebrakan terus dilakukan NU Care-LAZISNU Kabupaten Banyumas. Terbaru, melalui program NU Preneur, sedikitnya 45 pedagang kecil di Banyumas mendapatkan bantuan modal usaha. “Pedagang kecil itu seperti cilok, es, mie ayam, gorengan atau bakso. Masing-masing kami sebar bantuan program NU Preneur di Kecamatan Wangon, Purwojati dan Kota Purwokerto,” kata Ketua NU Care – LAZISNU Kabupaten Banyumas, Dr. H. Ridwan, M.Ag.
Secara rinci, masing-masing wilayah 10 pedagang di Wangon dan Purwojati. Adapun 25 pedagang di Kota Purwokerto yang tersebar di berbagai titik yaitu alun-alun Purwokerto, kampus Unsoed, dan Sumampir. Total bantuan disalurkan Rp 25 juta.
NU Preneur merupakan program nyata pemberdayaan. Dari awalnya menjadi mustahiq, kelak kita dorong menjadi muzakki. Hari ini mereka menerima, kelak mereka menjadi pemberi zakat, infak, sadaqah,” kata Dr. Ridwan yang juga dosen IAIN Purwokerto.
Dalam roadshow penyaluran bantuan, dilakukan juga pengukuhan UP ZIS NU Care-LAZISNU Kecamatan Purwojati. Ada juga program NU Smart; bantuan kepada 70 siswa MTs dan 150 siswa MI Ma’arif total Rp 30 juta.
“Kita juga salurkan Rp 5 juta untuk program NU Care. Yakni untuk tenaga kependidikan yang kurang mampu di lingkungan LP Ma’arif Banyumas,” katanya lagi.
Meski belum lama bergerak dan produktif, NU Care-LAZISNU Banyumas bertekad memandirikan Nahdliyin. Mereka juga terus bergerak dan berharap bisa meletakkan pondasi dasar, lembaga mandiri pengelola zakat, infaq, dan sodaqoh. (Ahda R./Fathoni/Imron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *