Sejarah, Visi dan Misi

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) didirikan sebagai amanat Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-31 Tahun 2004, di Donohudan, Solo, Jawa Tengah. Secara yuridis formal LAZISNU diakui oleh dunia perbankan dan dikukuhkan oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama No. 65/2005. Kemudian pada tahun 2014 LAZISNU secara resmi menjadi  Lembaga Badan Hukum sebagaimana SK. Menkumham No. AHU-04005.50.10.2014 tanggal 22 Juli 2014 yang berkedudukan di Jakarta. LAZISNU sebagai lembaga pengelola zakat, infaq dan shadaqah perlu membentuk lazisnu-lazisnu tingkat Kabupaten salah satunya LAZISNU Kabupaten Banyumas.

Pada awalnya LAZISNU Kabupaten Banyumas bernama LAZISNU Purwokerto, yang dilaunching pada tanggal 24 November 2014 di Gedung al-Wardah Purwokerto yang diketuai oleh Dr. H. Ridwan, M.Ag yang mana merupakan akademisi IAIN Purwokerto. Kemudian dengan berjalanya waktu LAZISNU Banyumas berubah menjadi NU Care – LAZISNU Kabupaten Banyumas, hal ini dilakukan untuk memperluas wilayah kerja dan dapat dikenal oleh masyarakat.

 

VISI:

Bertekad menjadi lembaga pengelola dana  masyarakat (zakat, infak, sedekah, CSR dll) yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk pemandirian umat

 

MISI:

    1. Mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengeluarkan zakat,  infaq dan sedekah dengan rutin dan tetap.
    2. Mengumpulkan/menghimpun dan mendayagunakan dana Zakat, Infaq dan Sedekah secara profesional, transparan, tepat guna dan tepat sasaran.
    3. Menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat guna mengatasi  problem kemiskinan, pengangguran dan minimnya akses pendidikan yang   layak

 

Motto

“Zakat untuk Kesejahteraan Umat”